Yuk Kenali Beragam Manfaat Baby Bouncer Bagi Si Kecil

Saat ini baby bouncer menjadi kebutuhan para orang tua umumnya yang memiliki bayi. Mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai tempat tidur, tempat duduk ketika mulai MPASI, ataupun saat bermain.

Dengan demikian, baby bouncer ini dapat mengurangi aktivitas para orang tua agar tidak kelelahan ketika harus sering menggendong bayi sambil menyuapi atau menimang hingga tertidur. Belum lagi kita yang harus menyesuaikan jam tidur bayi yang masih belum menentu.

Manfaat Baby Bouncer
Menurut penelitian, gerakan mengayun pelan dari alat ini dapat membantu bayi merasa rileks dan posisinya yang nyaman membuat bayi seolah-olah berada dalam dekapan ibu sehingga bisa tidur lebih cepat. Selain itu, juga bisa lebih memudahkan orang tua dalam berinteraksi dengan bayi yang diletakkan di baby bouncer.

Bayi yang menginjak usia tiga bulan dan mulai lebih aktif sangat senang melihat ekspresi wajah kita saat bermain atau berbicara dengannya. Anda juga bisa memanfaatkan fitur mainan dan musik yang biasanya tersedia dalam baby bouncer untuk menstimulasi kemampuan bayi.

Seperti umumnya seorang ibu, anda punya banyak aktivitas lain yang harus dilakukan. Nah, alat ini dapat membantu agar Anda bisa mengerjakan aktivitas lain dengan meletakkan bayi di bouncer.

Kekurangan Baby Bouncer
Meski alat ini mempunyai banyak fungsi yang dapat membantu, ternyata juga ada kekurangan yang harus diketahui para orang tua. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa baby bouncer mempunyai risiko yang dapat berakibat fatal untuk bayi.

Bayi yang mulai aktif akan cenderung mengeksplor benda-benda yang berada disekitarnya. Dan yang membuat khawatir adalah risiko bayi tercekik atau sesak napas, terjatuh, hingga terbentur, karena kurangnya pengawasan dari orang tua. Meskipun sebenarnya risiko ini tidak hanya diakibatkan pemakaian baby bouncer saja.

Bayi yang tidak berdaya memang rentan terhadap risiko dimanapun dan kapanpun. Sedangkan ada waktu yang kadang membuat kita harus meninggalkan bayi meskipun sebentar. Oleh karena itu, para orang tua harus memastikan keamanan dan menghindari kemungkinan risiko-risiko yang dapat terjadi ketika bayi tidak dibawah pengawasan.

Kekurangan lain yang harus dipertimbangkan adalah harganya yang cukup mahal bagi sebagian orang. Alat ini hanya akan digunakan beberapa bulan setelah bayi lahir. Setelah bayi tidak betah duduk lama dan lebih aktif, alat ini tidak lagi efektif untuk digunakan.

Cara Memilih Baby Bouncer
1. Pilih rangka penyangga yang kokoh dan kuat. Coba untuk menyalakan mode ayun atau getarnya. Jika bouncer tidak bergeser maka alat ini layak dan aman untuk digunakan.

2. Untuk tipe manual, Anda harus mengayun bouncer dengan tangan karena tidak ada fitur untuk mengayun otomatis. Tipe ini cenderung lebih ringan sehingga mudah dipindahkan, harganya pun jauh lebih murah dari bouncer elektrik.

3. Cek posisi sandaran bouncer agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan usia bayi. Posisi bouncer yang terlalu tegak dapat berisiko mengganggu pertumbuhan tulang belakang.

4. Pastikan sabuk pengaman mampu mengunci pinggang dan area selangkangan si kecil. Beberapa tipe tertentu bahkan mempunyai tambahan sabuk pengaman di bahu.

5. Tempat duduk bouncer harus empuk serta terbuat dari bahan yang nyaman dan mudah menyerap keringat untuk menghindari iritasi.

6. Sesuaikan fitur tambahan dengan kebutuhan, seperti mainan yang digantung, musik, atau mode getar.

Bagaimana setelah mengetahui informasi mengenai baby bouncer diatas? Apakah yakin memutuskan untuk membeli atau merasa penggunaannya tidak terlalu efektif bagi Anda? Apapun keputusannya tidak akan salah karena yang paling tahu apa yang terbaik untuk si kecil adalah Anda para orang tuanya.

Yuk Kenali Beragam Manfaat Baby Bouncer Bagi Si Kecil Rating: 4.5 Diposkan Oleh: admin